Deprecated: Methods with the same name as their class will not be constructors in a future version of PHP; views_display has a deprecated constructor in /home/sepedasehat/public_html/sites/all/modules/views/includes/view.inc on line 2545

Deprecated: Methods with the same name as their class will not be constructors in a future version of PHP; views_many_to_one_helper has a deprecated constructor in /home/sepedasehat/public_html/sites/all/modules/views/includes/handlers.inc on line 753
Utara Samarinda, serunya bersepeda melewati sawah nan indah | Sepeda Sehat

Selamat datang, selamat menikmati berbagai sajian gaya hidup sehat disini.

view persawahan di daerah muang datu
suparmin's picture
Posted by suparmin

Sebelumnya salam kenal buat semua pembaca sepedasehat.com, terima kasih buat bro admin yang sudah mempercayakan penulis menjadi kontributor untuk daerah samarinda, saya tidak perlu memberi pelajaran geografi samarinda ada dimana walaupun banyak penduduk Indonesia yang kadang masih salah menyebut balikpapan adalah ibukota propinsi kalimantan timur, he he he.. penulis sebenarnya belum lama punya kegiatan gowes, tapi seiring bertambahnya usia (walau masih 30an) sudah harus mengurangi olahraga kardio yang high impact seperti joging, dan menurut referensi sepeda memiliki impact yang low dengan hasil pembakaran kalori yang besar, walau durasi bersepeda nya panjang resiko nya lebih rendah dari jogging selama tetap menjaga aturan keselamatan.Pagi ini selepas subuh penulis prepare buat gowes dengan rencana rute baru yang belum pernah penulis lewati. seperti biasanya gowes kali ini penulis tetap gowes sendiri, karena belum pernah bergabung komunitas sepeda dan tidak ada referensi untuk bergabung dengan komunitas sepeda apapun. sudah sejak lama rute ini pengenn penulis lewati, karena banyak yang bilang bahwa rute ini sudah menghubungkan wilayah yang dulu terisolasi sekarang menjadi penghubung daerah lempake dan bengkuring. sebelum ada jalan tembus ini pengguna kendaraan bermotor harus memutar dengan jarak kurang lebih 10 km. dengan ada jalan tembus yang baru saja selesai proses pengecorannya tahun 2014 kemarin jarak tempuhnya menjadi sekitar 4 -5 km.rencana rute pagi ini adalah start dari rumah (perum talang sari regency kec. samarinda utara) lewat jalan talang sari kampung - di panjaitan - lempake - benanga - muang - padat karya - sempaja - inpres- di panjaitan - talang sari - rumah. pilihan rute ini karena selain sebagian besar rute merupakan jalan kampung yang tidak banyak di lewati kendaraan bermotor, sepanjang jalur banyak pemandangan yang luar biasa indah, seperti bendungan benanga yang merupakan salah satu destinasi wisata kota samarinda. selepas bendungan benanga setelah kita masuk jalan muang datu kita akan di suguhi pemandangan layaknya susana pedesaan di pulau jawa dengan hamparan persawahan. memang dahulunya daerah lempake dan muang ini adalah salah satu wilayah transmigrasi di kota samarinda. seiring berkembangnya kota daerah lempake semakin berkurang persawahan nya tetapi daerah muang datu masih banyak di jumpai persawahan, semoga pemkot samarinda tidak memberi ijin pertambangan batu bara atau pembukaan wilayah perumahan di daerah ini.setelah kurang lebih 1 jam bersepeda dari rumah sampailah di daerah muang datu yang pemandangannya luar biasa. untuk pekerja kantoran yang setiap hari ketemu kertas dan layar komputer tentu melihat pemandangan alam adalah hal yang luar biasa. energi negatif bisa di release di tempat ini. sempat leyeh leyeh sebentar sambil selpi cozmix cx kesayangan. dan seperti biasanya, tantangan terbesar bersepeda solo karir adalah gowes pulang, setelah gowes kurang lebih 17 km penulis sampai di bengkuring, mampir makan dan pulang dan lanjut gowes di terik panas jam setengah 11 siang. dan sisa perjalan kerumah kurang lebih 9,5 km di kebut dalam 45 menit

Lokasi: 

Ringkasan informasi penting untuk memudahkan analisa rute
Jarak
27.00km
Sepeda
MTB
Elevasi Rerata
3.00%
Elevasi Maksimal
11.30%

Categories: 

Kota: 

Sepeda Sehat
Misi SepedaSehat.com adalah mendorong gaya hidup sehat dengan bersepeda, menjaga api semangat bersepeda agar tetap membara, sehingga kita akan terus dan terus bersepeda untuk sehat.