Selamat datang, selamat menikmati berbagai sajian gaya hidup sehat disini.

autogebet's picture
Posted by autogebet

This is a true story of myself, dan saya sendiri masih amazed. Saya sendiri masih terkaget-kaget karena ternyata latihan berlari/jogging sungguh nyata meningkatkan kekuatan kaki, dan peningkatan ini sangat terasa ketika dipakai gowes. Hal lain yang membuat amazed adalah karena ternyata saya sudah bisa jogging, padahal berat badan saya masih 1 kuintal. Inilah kisahnya.

Sepeda saya sudah hampir dua bulan ini masih di bengkel karena mengalami patah anting (nama resminya "hanger", yaitu dudukan rear derailleur), ternyata ada berkah tersendiri di balik ini. Sepeda favorit tidak bisa dipakai, tentu membuat hati gundah gulana, apalagi karena hati tidak mantap untuk pakai sepeda lain. Selama 2 tahun ini bersepeda, sebenarnya berat badan saya tidak ada perubahan, masih saja sama, tetap 1 kuintal. Perubahan yang lebih terlihat pada physical appearance, ilustrasinya before-and-after seperti gambar di samping. Alhasil, berani mencoba untuk jogging lagi. 

Dulu, jogging sama sekali bukan olahraga yang disukai. Baru sebentar saja sudah ngos2an, lutut juga jadi sakit. dan ternyata sekarang sudah bisa jogging lagi dengan cukup nyaman. Nafas tidak lagi ngos2an, kaki juga lumayan bisa diajak lari, juga tidak ada keluhan lutut. Pertama kali jogging, tentu bukan tanpa masalah, mulai muncul nyeri otot di paha dan betis. Walaupun sudah lama gowes, ternyata tetap ada bagian otot yang belum terlatih. Maklum juga sih, selama ini otot kaki belum pernah merasakan pembebanan full 1 kuintal, so saya keep on running dengan niat untuk upgrade power kaki.

First time jogging dimulai akhir Feb 2016, jadwal gowes langsung diganti dengan jogging, frekuensinya 3x seminggu saja. Jogging di sekitar rumah saja, sekitar 3-5 km, durasi 30 menit hingga 1 jam. Jogging juga tidak ngoyo, kecepatan siput saja, sekitar 4 - 6 km/jam. Kalau sedang dinas luar kota tetap maintain rutinitas jogging pakai mesin treadmill. Selama 2 minggu jogging, nyeri otot kaki dan paha muncul silih berganti, penting untuk memberikan masa recovery yang cukup, jika nyeri agak berat gpp skip satu jadwal latihan. Memasuki minggu ke-3, setiap kali latihan sudah tidak terasa lagi nyeri, brarti otot kaki sudah upgrade.

Sesudah genap sebulan latihan jogging, kebetulan ada momentum untuk menguji hasil latihan, saatnya melihat bagaimana efeknya ketika dipakai gowes. Kesempatan pertama adalah gowes 100K dari Kutowinangun ke Jogja, rutenya relatif datar dengan beberapa tanjakan, mengayuh terasa lebih bertenaga, lebih konsisten/konstan mengayuh baik untuk jarak jauh maupun menanjak ringan. Berselang seminggu kemudian, datang kesempatan kedua, gowes 60K ke Nglanggeran, kali ini rutenya sangat dominan tanjakan panjang, ada juga yang cukup curam. Disini saya terheran-heran, tanjakan yang masuk kategori berat, ternyata bisa dilewati tanpa keluhan pada kaki. Bukan masalah ngebut atau cepat nanjak ya. Saat menanjak mengayuh konstan di gigi rendah, ketika menanjak tajam bisa mengayuh lebih kuat, energi di kaki terasa masih terus mengalir untuk tanjakan-tanjakan berikutnya. Malah lebih terasa napas yang belum bisa mengimbangi kekuatan kaki, masih ngos2an saat tanjakan curam, berarti ini jadi target latihan berikutnya.

Bagi kawan2 dengan berat badan 1 kuintal seperti saya, mengawali dengan bersepeda adalah pilihan yang tepat, low-impact (tidak memberi beban berat pada lutut dan kaki), banyak variasi yang tidak membosankan, dan fun! Jika badan sudah mulai ringan, dapat mulai menyisipkan dengan latihan jogging untuk meningkatkan power. Semoga sharing kisah ini dapat bermanfaat. Tetap Semangat!

Categories: 

Comments

Jikindra's picture

pengalaman yang hampir sama... awalnya saya sudah lama tidak lari pagi apalagi semenjak rutin b2w hilang sudah keinginan untuk lari pagi. Tapi hari ahad kemarin saya coba untuk lari pagi lagi, tidak jauh hanya durasi 15 menit. Hasilnya menakjubkan.. dahulu saat belum mulai gowes (baru mulai gowes 1 tahun terakhir) butuh istirahat beberapa kali untuk lari pagi durasi 15 menit dan kemaren saya tidak perlu istirahat samasekali, nafas juga lebih teratur saat lari... jadi saya rasa memang berlari maupun bersepeda dua-duanya perlu diagendakan rutin :D

Sepeda Sehat
Misi SepedaSehat.com adalah mendorong gaya hidup sehat dengan bersepeda, menjaga api semangat bersepeda agar tetap membara, sehingga kita akan terus dan terus bersepeda untuk sehat.